Tuesday, June 18, 2013

Posted by Hanif Amrullah
No comments | 6:00 PM
Berdasarkan data Kemensos pada Februari 2013, jumlah penduduk miskin di Indonesia sudah berkurang 540 ribu dari total 29 juta penduduk miskin pada tahun 2012.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial Hartono Laras mengatakan, berkurangnya angka kemiskinan di Indonesia tidak terlepas dari upaya pemerintah untuk terus mengurangi angka kemiskinan di dalam negeri melalui program pengentasan kemiskinan.

"Sudah ada sinyal positif awal tahun ini, jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 540 ribu dari 29 juta tahun 2012, kami menargetkan angka kemiskinan bisa berkurang menjadi 95% akhir tahun ini,” ujarnya saat ditemui di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Jakarta, Senin (25/3)

Hartono menjelaskan, tahun ini pemerintah mengucurkan dana pengentasan kemiskinan sebesar Rp 100 triliun yang tersebar di hampir 27 Kementerian dan Lembaga (K/L).

Setiap K/L mendapatkan porsi dana yang berbeda beda dan dana tersebut harus dimanfaatkan untuk membuat program pengentasan kemiskinan.

"Ini sebenarnya program keroyokan, setiap K/L mendapatkan porsi dana masing masing dalam mengurangi angka kemiskinan termasuk Kementerian Sosial,” ujar dia

Lebih lanjut Hartono mengatakan, sebenarnya sudah banyak program yang telah dilakukan Kemsos dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satu contoh program tersebut adalah membantu masyarakat miskin dalam membentuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM), memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bekerja sama dengan Kementerian Perekonomian serta membangun rumah bagi masyarakat miskin bekerja sama dengan Kementerian Perumahan Rakyat (Kempera).

Dia mengatakan tahun ini ada 2,4 juta rumah tangga sasaran yang akan dibidik Kemsos yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasar pengalaman tahun lalu, masyarakat miskin lebih cenderung suka dibangun rumah sehingga untuk tahun ini kerjasama antara Kemsos dan Kempera akan lebih ditingkatkan.

Menurut dia dengan semakin berkurangnya jumlah penduduk miskin di Indonesia, tentu juga berdampak terhadap pengurangan angka gini ratio atau kesenjangan sosial antara penduduk miskin dan kaya.

Untuk tahun ini, lanjut dia, Kemsos memperkirakan angka gini ratio di Indonesia akan mencapai pada kisaran 0.1%, karena angka gini ratio erat kaitannya dengan pengentasan kemiskinan. "Jika penduduk miskin berkurang, angka gini ratio juga ikut mengecil," tuturnya. (Investor Daily/C-05)
sumber : www.investor.co.id

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

About

Seorang Mahasiswa ARSITEKTUR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG #datang jauh-jauh dari Kendal pergi ke Semarang hanya untuk menuntut ilmu dan mencari gelar S.T serta menjadi Anggota IAI# (InsyaAllah Arsitek Indonesia)